Jakarta, Media massa diajak untuk terus berkolaborasi memperkuat literasi digital masyarakat sebagai upaya menghadapi derasnya arus informasi di ruang digital.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengatakan, kolaborasi dengan media merupakan hal penting karena membangun literasi digtital masyarakat tidak bisa hanya dilakukan pemerintah.
“Saya senang sekali Kompas.com ada program literasi digital, ada relawan-relawan yang membantu di berbagai provinsi. Mudah-mudahan di usia 30 tahun ini terus dilanjutkan, dan mudah-mudahan bisa berkolaborasi dengan Pemerintah secara erat untuk terus membangun literasi kepada masyarakat,” ujar Meutya dalam Closing Speech HUT ke-30 Kompas.com bertema “Pentingnya Literasi Digital dan Upaya Mewujudkan Cyber Space Aman untuk Semua Kalangan termasuk Anak-anak” di Jakarta Pusat.
Menurut Meutya, pesan literasi yang datang dari media kerap lebih didengar publik dibandingkan dari pemerintah. axl parfum
“Kadang kalau media melakukan literasi lebih didengar, daripada kalau Pemerintah yang melakukan literasi. Jadi saya senang sekali hari ini datang ke partner kami, mitra kami yaitu Kompas.com,” tuturnya.
Lebih lanjut Meutya mengatakan, data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mencatat lebih dari 226 juta warga Indonesia atau 80,66 persen populasi sudah terkoneksi internet, dengan rata-rata penggunaan 8 jam 40 menit per hari. Namun, sekitar 50 juta orang belum memiliki akses internet sama sekali.
Selain itu, Tantangan lebih besar ada pada kelompok anak-anak. Dari 65 juta anak usia 0–14 tahun, 70 persen di antaranya sudah aktif menggunakan internet dan ironisnya, 80 persen orang tua tidak mengetahui aktivitas digital anak mereka.
“Ini yang menjadi tantangan. Angka 80 persen orang tua yang tidak mengetahui aktivitas anaknya di dunia digital menjadi PR bagi kita bersama. Salah satunya jawabannya ada pada giat-giat literasi yang masif,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti kecepatan perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) yang melesat jauh melampaui perkembangan teknologi lain, bahkan negara Albania sudah memilih AI sebagai “Menteri”.
Meski tantangan era digital kian kompleks, Meutya optimistis selalu ada peluang di baliknya. Untuk itu pemerintah membutuhkan mitra strategis untuk memastikan literasi digital menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Media punya peran yang amat strategis dan pemerintah siap berkolaborasi dengan Kompas.com, khususnya tidak hanya dalam menyebarkan informasi yang benar, tapi juga melakukan literasi di berbagai daerah,” pungkas Menkomdigi.