Jakarta, Pemerintah memastikan proses transisi kewenangan pembayaran hosting fee penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berjalan lancar dan sesuai ketentuan.
Hal itu ditegaskan Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK, Warsito, saat memimpin rapat koordinasi persiapan MotoGP Mandalika 2025 di Kantor Kemenko PMK, Jakarta.
Warsito menekankan bahwa kehadiran Kemenko PMK penting sebagai koordinator untuk memastikan seluruh proses administrasi dan tata kelola anggaran tersusun dengan baik.
“Keterlibatan pemerintah sangat penting karena menyangkut akuntabilitas. Kemenko PMK hadir sebagai koordinator untuk memastikan Kemenpora menyiapkan seluruh dokumen administrasi dengan lengkap, sehingga sukses penyelenggaraan juga diikuti dengan sukses administrasi, sukses prestasi, dan sukses ekonomi yang berdampak,” ujarnya dalam siaran persnya yang diterima InfoPublik, Selasa (16/9/2025).
Sebagaimana diputuskan, hosting fee MotoGP 2025 dialihkan ke Kemenpora melalui mekanisme alokasi Anggaran Belanja Tambahan (ABT). Skema yang diterapkan adalah cost sharing, di mana hosting fee ditanggung APBN melalui Kemenpora, sedangkan biaya operasional event tetap menjadi tanggung jawab Injourney Tourism Development Corporation (ITDC). axl parfum
Asdep Olahraga Profesional Kemenpora, Yusup Suparman, menambahkan bahwa pengalihan anggaran ini merupakan usulan ITDC sekaligus memperkuat peran Kemenpora sebagai leading sector industri olahraga profesional. “Hal ini sesuai dengan mandat Perpres Nomor 86 Tahun 2021 tentang DBON, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, serta Perpres Nomor 187 Tahun 2024,” jelas Yusup.
Sementara itu, ITDC dalam laporannya menyebut bahwa persiapan MotoGP Mandalika 2025 telah mencapai 98 persen. Gubernur Nusa Tenggara Barat juga menegaskan kesiapan daerah sebagai tuan rumah, dengan kondisi daerah yang kondusif dan komunikasi intensif bersama Dorna selaku penyelenggara MotoGP internasional.
MotoGP Mandalika 2025 akan digelar pada 3–5 Oktober mendatang. Dengan sisa waktu persiapan tinggal 18 hari, pemerintah menargetkan penyelenggaraan tidak hanya sukses sebagai ajang sportainment, tetapi juga memberi dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat NTB.
Selain Kemenko PMK, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian turut berperan aktif mengoordinasikan kementerian dan lembaga terkait. Kolaborasi dua Kemenko ini ditujukan untuk menyelaraskan aspek pembiayaan, infrastruktur, pariwisata, dan ekonomi kreatif dengan aspek kepemudaan, olahraga, serta tata kelola administrasi.
Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri secara daring oleh perwakilan Kementerian Keuangan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Sekretariat Negara, serta Sekretariat Kabinet.